Hubungan Sosiodemografi Dan Gaya Hidup Dengan Kejadian Kanker Paru Pada Pasien Usia 40-70 Tahun Di RSUD Dr. Pirngadi Tahun 2026

Authors

  • Raudhatul Husna Fakultas Kesehatan Masyarakat, Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author
  • Hiswani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia Author

Keywords:

Kanker paru, Sosiodemografi, Gaya hidup, Pasien, RSUD. Dr Pirngadi

Abstract

Kanker paru termasuk satu dari sekian banyak penyebab kematian tertinggi akibat penyakit tidak menular di dunia maupun Indonesia. Menurut data GLOBOCAN tahun 2022, insidensi di dunia sebesar 31 per 100.000 penduduk dan mortalitas sebesar 23 per 100.000 penduduk dengan CFR mencapai 73%. Sedangkan di Indonesia, insidensi sebesar 14 per 100.000 penduduk dan mortalitas sebesar 12 per 100.000 penduduk. Kanker paru di Sumatera Utara menempati urutan kedua dengan insidensi 2 per 100.00 penduduk. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan sosiodemografi dan gaya hidup dengan kejadian kanker paru pada pasien usia 40-70 tahun di RSUD Dr. Pirngadi tahun 2026. Jenis penelitian yaitu analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 145 pasien usia 40-70 tahun di RSUD Dr. Pirngadi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,010), pekerjaan (p=0,003), kebiasaan merokok (p=0,004) dan konsumsi alkohol (p=0,024) dengan kejadian kanker paru. Namun, tidak ada hubungan antara usia (p=0,459), jenis kelamin (p=1,000), dan aktivitas fisik (p=0,355) dengan kejadian kanker paru. Kepada pasien diharapkan menerapkan gaya hidup sehat dengan berhenti merokok dan konsumsi alkohol serta melakukan pemeriksaan secara berkala.

Downloads

Published

2026-07-04