Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (ANC)
Keywords:
antenatal care, ibu hamil, kepatuhan kunjungan, pengetahuan, tanda bahaya kehamilanAbstract
Pendahuluan: Pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan berperan penting dalam mendorong pemanfaatan pelayanan antenatal care (ANC) secara optimal. Rendahnya pemahaman dapat berkontribusi terhadap ketidakpatuhan kunjungan dan keterlambatan deteksi komplikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC. Metode: Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 98 ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas X. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan verifikasi buku KIA/rekam medis. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Sebanyak 55,1% responden memiliki pengetahuan kategori baik dan 68,4% tergolong patuh terhadap kunjungan ANC. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan ANC (p=0,001). Ibu dengan pengetahuan baik menunjukkan proporsi kepatuhan lebih tinggi dibandingkan kelompok pengetahuan cukup dan kurang. Diskusi: Pengetahuan yang memadai tentang tanda bahaya kehamilan berkaitan dengan peningkatan kepatuhan ANC. Penguatan edukasi kesehatan maternal diperlukan untuk meningkatkan deteksi dini komplikasi dan kualitas pelayanan kehamilan.