Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia Di Posyandu Lansia Srikandi Sumbersari Kota Malang

Authors

  • Indah Aprilianti Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi S1 Fisioterapi, Universitas Muhammadiyah Malang, Kota Malang, Indonesia Author
  • Safun Rahmanto Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi S1 Fisioterapi, Universitas Muhammadiyah Malang, Kota Malang, Indonesia Author
  • Atika Yulianti Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi S1 Fisioterapi, Universitas Muhammadiyah Malang, Kota Malang, Indonesia Author

Keywords:

Aktivitas Fisik, Risiko Jatuh, Lansia, Posyandu Lansia

Abstract

Seiring dengan bertambahnya usia yang dialami oleh lansia menyebabkan perubahan pada fisik, mental maupun sosial. Salah satu perubahan fisik yang terjadi adalah adanya penurunan kekuatan otot, kekakuan pada sendi dan gangguan pada gait pattern. Terjadinya penurunan pada kondisi fisik tersebut dapat menyebabkan terjadinya risiko jatuh pada lansia. Untuk mengurangi risiko jatuh lansia harus menjaga kondisi fisiknya dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin agar mencegah terjadinya penurunan kondisi fisik lansia secara cepat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional study yang dilakukan pada bulan Januari – Februari 2023 dengan jumlah sampel 37 orang. Alat pengumpulan data untuk aktivitas fisik menggunakan Pyhsical Activities Scale for Elderly (PASE) dan risiko jatuh menggunakan Morse Falls Scale (MFS). Uji analisis data korelasi menggunakan uji spearmen rhu. Berdasarkan hasil uji korelasi nilai signikansi (2-tailed) 0.000 menunjukan nilai <0,05 dengan keterangan H0 ditolak dan H1 diterima. Nilai Pearson Correlation sebesar -0.769, yaitu tersebut termasuk kategori tingkat hubungan kuat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan risiko jatuh pada lansia di Posyandu Lansia Srikandi Sumbersari Kota Malang.

Published

2023-10-01