Pengaruh Latihan Chest Mobility Terhadap Peningkatan Lingkar Dada Pada Lansia Di Posyandu Mawar Rw02 Kelurahan Cijantung

Authors

  • Firda Nirmala Prodi S1 Fisioterapi, Stikes Siti Hajar, Medan, Indonesia Author
  • Liza Agustin Prodi S1 Fisioterapi, Stikes Siti Hajar, Medan, Indonesia Author
  • Yeni Vera Prodi S1 Fisioterapi, Stikes Siti Hajar, Medan, Indonesia Author

Keywords:

Lansia, chest mobility, ekspansi dada, lingkar dada, fisioterapi komunitas

Abstract

Pendahuluan: Proses penuaan menyebabkan penurunan elastisitas paru dan kekuatan otot pernapasan yang berdampak pada menurunnya ekspansi dada pada lansia. Latihan chest mobility merupakan intervensi fisioterapi yang bertujuan meningkatkan mobilitas dinding dada dan fungsi respirasi.Tujuan: Mengetahui pengaruh latihan chest mobility terhadap peningkatan lingkar dada pada lansia di Posyandu Mawar RW02 Kelurahan Cijantung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 lansia berusia 60–75 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa latihan chest mobility dilakukan 2 kali per minggu selama 4 minggu. Pengukuran lingkar dada dilakukan pada area interkostal ke-5 saat inspirasi dan ekspirasi maksimal menggunakan pita ukur (midline). Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan paired sample t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Rata-rata lingkar dada saat inspirasi meningkat dari 94,8 cm menjadi 97,1 cm, sedangkan saat ekspirasi meningkat dari 92,1 cm menjadi 93,9 cm. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p = 0,015 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan latihan chest mobility terhadap peningkatan lingkar dada pada lansia. Kesimpulan: Latihan chest mobility efektif meningkatkan lingkar dada pada lansia dan dapat dijadikan sebagai intervensi fisioterapi komunitas untuk mempertahankan fungsi respirasi.

Downloads

Published

2026-01-15