Efektivitas Intervensi Fisioterapi Kompres Panas Dingin dan Latihan Aktif Pasif terhadap Penurunan Nyeri dan Peningkatan Kekuatan Otot pada Pasien Post OREF Fraktur Distal Tibia Fibula Kanan

Authors

  • Brema Anolpin Ginting 3STIKes Siti Hajar Author
  • Raden Eko Legstyanto STIKes Siti Hajar Author
  • Yeni Vera STIKes Siti Hajar Author

Keywords:

Fisioterapi, Fraktur Tibia-Fibula, OREF, Nyeri, Kekuatan Otot

Abstract

Fraktur merupakan salah satu masalah muskuloskeletal yang sering terjadi dan dapat menurunkan kualitas hidup pasien jika tidak ditangani dengan tepat. Penatalaksanaan fisioterapi memiliki peran penting dalam proses rehabilitasi pasca operasi ortopedi, termasuk pada kasus Open Reduction and External Fixation (OREF) fraktur tibia-fibula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi fisioterapi terhadap penurunan nyeri dan peningkatan kekuatan otot pada pasien post operasi OREF fraktur distal tibia-fibula kanan. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus tunggal (case study) dengan observasi pada satu pasien yang menjalani enam sesi fisioterapi di fasilitas pelayanan kesehatan di Sumatera Utara. Intervensi yang diberikan meliputi kompres panas–dingin (thermotherapy dan cryotherapy), latihan gerak pasif dan aktif, serta edukasi mobilisasi fungsional. Evaluasi dilakukan menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) untuk mengukur nyeri dan Manual Muscle Testing (MMT) untuk menilai kekuatan otot. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor VAS dari 4 menjadi 2 saat diam dan dari 6 menjadi 4 saat bergerak, serta peningkatan kekuatan otot (MMT) dari level 2–4 menjadi 3–5 setelah terapi. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi modalitas kompres panas–dingin dan latihan aktif–pasif efektif dalam mempercepat pemulihan fungsi ekstremitas bawah serta meningkatkan kemampuan fungsional pasien. Program fisioterapi yang terarah dan terukur perlu terus dikembangkan agar mampu mengembalikan kemandirian aktivitas sehari-hari pasien pasca operasi ortopedi.

Downloads

Published

2025-10-04