FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPATUHAN PENDERITA TB PARU BTA (+) DALAM MENELAN OBAT DI PUSKESMAS HURUNA KABUPATEN NIAS SELATAN

Authors

  • Nilai Etikat Wati Gulo Institut Kesehatan Helvetia, Medan Author
  • Ismail Efendy Institut Kesehatan Helvetia, Medan Author
  • Asriwati Institut Kesehatan Helvetia, Medan Author

Keywords:

Faktor-faktor, Kepatuhan, TB Paru BTA (+), OAT

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular langsung dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat didunia,terutama dinegara-negara berkembang termasuk Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang memengaruhi terhadap kepatuhan menelan obat penderita Tuberkulosis Paru Bakteri Tahan Asam (+) di Puskesmas Huruna Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional di Puskesmas Huruna Kabupaten Nias Selatan pada satu periode saja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita paru BTA (+) yang telah selesai pengobatan selama 6 (enam) bulan di Puskesmas Huruna Kabupaten Nias Selatan dengan jumlah adalah 78 penderita. Sampel adalah sebagian dari populasi penderita paru BTA (+) yang telah selesai pengobatan selama 6 (enam) bulan di Puskesmas Huruna Kabupaten Nias Selatan dengan jumlah adalah 78 penderita. Besar sampel diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin yaitu total sampling. Berdasarkan analisis regresi logistik menghasilkan satu variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap Kepatuhan Penderita Tuberkulosis Paru Bakteri Tahan Asam (+) Dalam Menelan Obat Di Puskesmas Huruna Kabupaten Nias Selatan, yaitu variabel Sosial Ekonomi dengan p value 0,005. Ada pengaruh Dukungan Keluarga terhadap kepatuhan penderita Tuberkulosis Paru Bakteri Tahan Asam (+) dalam menelan obat di Puskesmas Huruna Kabupaten Nias Selatan. Ada pengaruh Pengawas Menelan Obat terhadap kepatuhan penderita Tuberkulosis Paru Bakteri Tahan Asam (+) dalam menelan obat di Puskesmas Huruna Kabupaten Nias Selatan. Saran dalam penelitian ini yaitu Agar hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan untuk memperhatikan kepatuhan penderita Tuberkulosis Paru Bakteri Tahan Asam (+) dalam menelan obat anti Tuberkulosis di puskesmas.

Downloads

Published

2025-10-01